6 Triangle. www.musicforspecialkids.com. Alat musik ritmis ini termasuk yang paling simpel dalam bentuk dan penggunaannya. Triangle hanya terbuat dari logam berbentuk segitiga, yang membuatnya disebut ' triangle ' (segitiga). Alat musik ini saat dimainkan menghasilkan bunyi yang sangat nyaring dan tinggi.
1 Kendang. Alat musik ritmis kendang biasa di gunakan di jawa seperti pengiring lagu tradisional, sekarang alat musik kendang ini juga mulai dikombinasikan dengan alat musik modern. Cara memainkan alat musik kendang ini adalah dengan memukulkan tangan ke kulit yang direnggangkan pada kendang tersebut.
Terdapatberbagai jenis alat musik. Triangle, tamborin, marakas, dan kastanyet adalah contoh alat musik ritmis. Setiap jenis alat musik yang dimainkan menghasilkan bunyi berbeda.
Musikmerupakan seni yang kompleks, di dalamnya terdapat banyak unsur-unsur yang harus ada dan saling melengkapi. Oleh karena itu, dalam satu karya seni musik atau lagu akan melibatkan beragam instrumen alat musik, termasuk jenis ritmis. Bahkan, alat musik ritmis adalah salah satu yang paling penting keberadaannya.
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, berikut ini yang bukan alat musik ritmis adalah nukleofil. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Perhatikan gambar berikut!Tekanan yang paling besar terjadi pada titik beserta jawaban penjelasan dan pembahasan lengkap.
Dibawah ini yang bukan termasuk alat musik ritmis adalah . Kegiatan yang bertujuan menghasilkan barang dan jasa guna memenuhi kebutuhan hidup disebut .. Cara Menggunakan : Baca dan cermati soal baik-baik, lalu pilih salah satu jawaban yang kamu anggap benar dengan mengklik / tap pilihan yang tersedia.
Berikut10 contoh alat musik ritmis yang sering digunakan, yaitu: Baca juga: Alat Musik Tradisional Banten. 04/06/2022 Alat musik ini biasa dimainkan saat ada kegiatan salsa atau perkusi, Toppers. Timbales adalah alat musik ritmis yang dipukul. Alat musik ini memiliki bentuk seperti drum yang berjumlah dua buah.
Jenisjenis musik tradisional di Indonesia bisa dibedakan menjadi musik tradisi, musik keroncong, musik perjuangan, musik dangdut dan musik pop. Contoh Musik Tradisional Nusantara. Berikut ini adalah sebagaian kecil dari contoh musik tradisional nusantara yang ada di Indonesia: 1. Musik Gong Luang 2. Musik Krumpyung 3. Musik Gambang Kromong 4.
Kelas10. / Ujian Semester 1 Seni Budaya SMA Kelas 10. โ
SMA Kelas 10 / Ujian Semester 1 Seni Budaya SMA Kelas 10. Berikut ini yang bukan termasuk dalam fungsi utama musik tradisional adalah. a. sebagai media hiburan. b. sebagai media upacara. c. sebagai media penyebaran musik. d. sebagai media ekspresi.
AlatMusik Tradisional Asli Indonesia; Macam Alat Musik dan Contohnya; Sejarah, Asal Daerah & Cara Memainkannya; 10 Macam Jenis Alat Musik Tradisional, Asal Daerah dan โ31 Alat Musik Tradisional yang Ditiup; 10 Alat Musik Pukul beserta Penjelasan dan Contohnya; 10 Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat, dari Sape sampai Hadrah
SGJy37T. ilustrasi jenis alat musik ritmis, sumber gambar dari buku Saya ingin Terampil dan Kreatif oleh Eddy Purwanto 2007, alat musik ritmis tradisional merupakan jenis alat musik tidak bernada yang dimainkan dengan cara dipukul. Jenis alat musik ritmis juga biasa disebut dengan perkusi irama atau perkusi tak memainkan alat musik ini umumnya dengan dipukul atau dikocok. Dalam bermain alat musik ritmis, kamu perlu memperhatikan pola irama. Adapun pola irama diwujudkan dengan tanda birama seperti 2/4, 3/4, dan 6/ Musik Ritmis TradisionalApa saja jenis alat musik ritmis tradisional? Simak pembahasannya di siniilustrasi jenis alat musik ritmis, sumber gambar merupakan jenis alat musik ritmis asal Indonesia yang sangat populer. Bahan pembuatan gendang berasal dari kayu yang diberi lubang pada bagian tengah. Lalu, bagian tersebut ditutup menggunakan kulit kini, gendang masih menjadi alat musik tradisional yang ramai digunakan. Apalagi untuk acara-acara kebudayaan Jawa dan Bali untuk menyertai lagu tradisional. Cara memainkannya yaitu dengan dipukul dengan termasuk jenis alat musik ritmis tradisional asli Indonesia yang bentuknya hampir sama dengan gendang. Hanya saja, ketipung mempunyai ukuran yang lebih kecil dari gendang. Biasanya, ketipung dimainkan untuk mengiringi musik dangdut, keroncong, dan merupakan gendang berbentuk pipih dan bundar. Alat musik ini termasuk jenis alat musik khas Suku Melayu. Rebana terbuat dari kayu yang dibubut dan salah satu sisinya berbahan kulit musik ini sering dimainkan di Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura untuk mengiringi tarian Zapin Melayu. Bukan hanya itu, rebana juga dipakai untuk mengiringi lagu kasidah dan hadroh adalah salah satu alat musik ritmis tradisional Indonesia, tepatnya di Maluku dan Papua. Bentuk alat musik ini menyerupai kendang karena terbuat dari kayu yang bagian tengahnya tifa sangat bervariasi, di antaranya yaitu tifa dasar, tifa potong, tifa jekir, tifa jekir potong, dan dan lain-lain. Cara memainkannya yaitu dengan merupakan alat musik ritmis tradisional yang bahannya berasal dari logam atau kayu. Pada zaman dahulu, kecrek digunakan hanya untuk pertunjukan wayang saja. Namun, saat ini kecrek banyak dipakai untuk menyertai musik dangdut dan karaoke.
- Bicara soal alat musik ritmis, kira-kira apa yang terlintas dalam pikiran kamu, guys? Nah, biar kamu lebih tau juga, alat musik ritmis adalah alat musik yang tidak memiliki nada. Sampai sekarang, penggunaan alat musik ritmis ini masih sering digunakan sebagai pengiring, pengatur tempo, dan penentu irama agar musik menjadi lebih stabil. Cara memainkan alat musik ritmis tidaklah sulit, mulai dari ditabuh, dipukul, diguncang, ataupun digesek. Untuk bisa memainkan alat musik ritmis, dibutuhkan banyak latihan. Contoh Alat Musik Ritmis Tradisional IndonesiaDi Indonesia sendiri, ada beberapa contoh alat musik ritmis tradisional. Jenisnya pun beragam, tergantung daerah asal alat musik ritmis musik ritmis ini berkembang melalui musik daerah dan kebudayaan lagu, hingga akhirnya menjadi tren jenis musik baru. Lalu, ada apa saja sih contoh alat musik ritmis tradisional dari Indonesia? Yuk, simak langsung ulasan berikut ini! 1. GendangAlat musik ritmis gendang kendang/kendhang merupakan jenis alat musik ritmis asli Indonesia paling terkenal. Alat musik ini terbuat dari kayu yang dilubangi pada bagian tengah. Kemudian bagian tersebut ditutup dengan kulit musik ritmis tradisional ini sampai sekarang masih ramai digunakan, terutama pada acara budaya Jawa dan Bali untuk mengiringi lagu memainkan alat musik gendang biasanya dipukul dengan tangan. Namun, beberapa orang juga memainkan gendang menggunakan KetipungAlat musik ritmis Ketipung adalah salah alat musik ritmis tradisional Indonesia yang berbentuk menyerupai gendang. Bedanya, ketipung memiliki ukuran lebih kecil dari alat musik ritmis ini dibuat dari kayu yang dibubut. Kemudian, diberi lubang di bagian tengah, berukuran sekitar 20-40 dimainkan, bunyi yang dihasilkan ketipung biasanya untuk mengiringi musik-musik keroncong, dangdut, dan RebanaAlat musik ritmis Rebana adalah gendang berbentuk bundar dan pipih, alat musik khas suku melayu. Bentuk rebana seperti lingkaran, terbuat dari kayu yang dibubut dengan salah satu sisinya berlapiskan kulit di Indonesia Malaysia, Brunei, dan Singapura sering memakai alat musik rebana bersama gambus untuk mengiringi tarian Zapin Melayu. Selain itu, rebana juga digunakan untuk melantunkan kasidah dan hadroh, serta tepukan rebana mengiringi lagu-lagu TifaAlat musik ritmis Tifa WikipediaTifa termasuk salah satu contoh alat musik ritmis tradisional Indonesia bagian Timur, khususnya di Maluku dan Papua. Alat musik ini berbentuk menyerupai kendang dan terbuat dari kayu yang dilubangi tengahnya. Ada beberapa macam jenis alat musik tifa, seperti tifa jekir, tifa dasar, tifa potong, tifa jekir potong, dan tifa memainkan tifa mirip seperti alat musik gendang yaitu dengan cara dipukul. Tifa terbuat dari sebatang kayu yang dikosongi atau dihilangi isinya dan pada salah satu sisi ujungnya bagian penutup tifa ini menggunakan kulit rusa yang telah dikeringkan untuk menghasilkan suara bagus dan pun biasanya dibuat dengan ukiran. Tiap suku di Maluku dan Papua memiliki tifa dengan ciri khasnya Alat Musik Ritmis Tradisional DuniaSelain dari Indonesia, berbagai negara di dunia pun memiliki beragam jenis alat musik ritmis tradisional yang menjadi ciri khas. Apa saja ya contohnya?Dirangkum Indozone, berikut ini contoh alat musik ritmis tradisional dari berbagai negara di dunia5. AshikoAshiko alat musik ritmis tradisional dunia yang pertama adalah ashiko, paling banyak ditemukan di wilayah Afrika Barat serta bagian dari penampilannya, bentuk ashiko seperti silinder dan meruncing, terbuat dari kayu. Bagi masyarakat Afrika Barat, cara memainkan alat musik ini lebih sering dengan tangan dan disetel menggunakan TimpaniTimpani alat musik ritmis dari Eropa yang sudah ada sejak abad ke-15. Alat musik ini biasa digunakan pada upacara keagamaan sakral. Bentuknya mirip drum, namun ukuran timpani lebih besar daripada timpani terbuat dari tembaga atau fiber. Di bagian permukaannya biasa ditutup dengan kulit hewan dan di bagian ujungnya dibalut dengan bola kapas dari bulu TriangleTriangle IstimewaSeperti namanya, triangle berbentuk segitiga, terbuat dari logam dan dapat mengeluarkan bunyi tinggi sampai nyaring. Cara memainkan triangle ini biasanya dipukul dengan tongkat kecil khusus yang terbuat dari logam abad ke-18, triangle sudah ada dan menjadi bagian dari kejayaan musik klasik pada abad itu. Sampai hari ini, alat musik ritmis triangle masih eksis dalam pertunjukan MarakasMarakas WikipediaBerasal dari Amerika Latin, marakas lebih dikenal sebagai alat musik ritmis pengiring tarian Salsa, Rumba, Cuba, Charagan, dan Trova dimainkan dengan cara digoyang sehingga menghasilkan bunyi khas yang semarak dan rincik. Suara rincik itu sendiri berasal dari butiran-butiran kecil yang ada di dalam marakas. Kebanyakan masyarakat Amerika Latin mengidentikkan alat musik marakas dengan suasana angin laut yang segar di itulah beberapa contoh alat musik ritmis tradisional Indonesia dan alat musik ritmis dari berbagai negara di ada banyak sekali jenis alat musik ritmis lainnya di Indonesia dan dunia. Kamu boleh tambahkan lagi pada kolom komentar di bawah ini ya, guys!Artikel Menarik Lainnya Beberapa Jenis Alat Musik Tradisional Indonesia Mendunia Yuk, Kenali Alat Musik Tradisional dari Kalimantan Timur Mengenal Shamisen, Alat Musik Tradisional Jepang
Pengertian Alat Musik Ritmis Alat musik ritmis adalah alat musik yang tidak dapat membunyikan nada-nada tertentu, melainkan hanya dimainkan sebagai pengiring irama dan pengatur tempo lagu. Beberapa contoh alat musik ini misalnya drum, marakas, simbol, tamborin, timpani, triangle, konga, timpani, kastanyet, rebana, tifa dan kendang. Yang secara umum alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul, namun ada pula beberapa alat musik ritmis yang dimainkan dengan cara digesek dan dikocok โdigoyangkanโ. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait Model Pembelajaran Kooperatif Jenis-Jenis Alat Musik Ritmis Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis alat musik ritmis, terdiri atas 1. Drum Drum merupakan alat musik yang dipukul. Drum awalnya terdiri atas kulit yang direntangkan pada sebuah penyangga. Memainkannya dengan cara dipukul menggunakan tangan atau alat yang biasa disebut stick drum. Di era modern ini, sudah banya pabrik yang memproduksi drum. Di pasaran, drum yang beredar tidak terdiri atas kulit, melainkan plastik. Sebenarnya drum di dunia ini banyak jenisnya, seperti kendang, timpani, dan lain sebagainya. Namun, jika ada orang yang menyebut nama drum, maka yang terlintas di pikiran adalah drum buatan pabrik yang terdiri atas plastik yang direnggangkan. Dalam dunia musik pop pemain drum set disebut drummer. 2. Kastanyet Kastanyet merupakan alat musik ritmis untuk mengiringi irama tari-tarian Spanyol. Alat musik ritmis ini terdiri dari sepasang kepingan kayu keras berbentuk cekung atau gading gajah. Cara memainkan alat musik ritmis ini yaitu dengan cara menepuk-nepuk tangan kiri yang diletakkan kastanyet dengan menggunakan tangan kanan. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait 101 Pengertian Dan Macam-Macam Seni Menurut Para Ahli 3. Kendang Kendang ada juga yang menyebut gendang merupakan instrumen dalam gamelan jawa termasuk sunda. Salah satu fungsi utama dari kendang yaitu mengatur irama. Kendang dimainkan dengan memukulkan tangan ke kulit yang direnggangkan. Beberapa jenis kendang yaitu ketipung atau kendang kecil, kendang ciblon/kebar atau kendang menengah, kendang kalih atau kendang gede yang merupakan pasangan dari ketipung. 4. Konga Konga hampir sama dengan kendang, namun bentuknya lebih panjang dan ada keunikan tersendiri dari bentuknya. Kongan terbuat dari kayu. Kulit hewan yang digunakan untuk permukaanya menghasikan bunyi khas. Untuk gantungannya, konga diletakan di penyangga besi agar posisinya tetap seimbang saat dimainkan. Teknik memainkan alat musik konga yaitu dengan cara dipukul menggunakan kedua tangan tanpa alat bantu. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait 101 Pengertian Dan Macam-Macam Seni Menurut Para Ahli 5. Marakas Marakas adalah alat musik ritmis tradisional. Suara rincik dan semarak yang dihasilkan alat musik marakas identik dengan suasana angin laut yang segar di daerah pantai. Marakas ketika digoyangkan akan menghasilkan bunyi. Ini terjadi karena di dalamnya diisi dengan butiran kecil. Alat musik ritmis ini termasuk jenis perkusi autophones atau idiophones dan juga salah satu bagian penting dari musik Salsa, Cuba, Charanga, Rumba, dan Trova Ensemble. 6. Rebana Rebana merupakan kendang kecil yang memiliki bentuk bundar dan pipih. Terdapat bingkai yang berbentuk lingkaran terbuat dari kayu yang dibubut. Salah satu sisi yang berlapis kulit kambing untuk ditepuk saat dimainkan. Kesenian di negara melayu seperti Malaysia, Brunei, Singapura termasuk Indonesia yang memakai rebana yaitu musik irama dari padang pasir, contohnya kasidah, gambus, dan hadroh. Cara memainkannya cukup dipukul-pukul menggunakan telapak tangan. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait Pengertian Dan Macam โ Macam Relief Seni Pahat Pada Zaman Kuno 7. Simbal tangan Salah satu alat musik yang dimainkan sejak zaman kuno yaitu simbal. Simbal terdiri atas dua buah lempengan logam yang berbentuk lingkaran. Menonjol di bagian tengahnya. Cara memainkan simbal yaitu dengan membenturkan atau menggesekkan kedua lempengan tersebut. Contoh simbal tangan yaitu yang digunakan pada marching band. 8. Tamborin Tamborin biasa digunakan untuk mengiringi lagu yang berirama riang. Alat musik ritmis ini berbentuk lingkaran dari logam. Pada setiap sisinya terdapat logam bulat tipis dipasang rangkap. Ada pula tamborin yang terbuat dari kulit. Di sekeliling bingkai tamborin terdapat beberapa kerincingan logam yang mengeluarkan bunyi bergemerincing ketika alat musik ini digoyangkan. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait Penjelasan Aliran Seni Lukis Beserta Jenis, Ciri Dan Tokohnya 9. Tifa Tifa merupakan salah satu alat musik asal Papua. Sebenarnya alat musik ini hampir mirip dengan Gendang, baik cara memukul, bentuk maupun bahan yang yang digunakannya yaitu kayu dan kulit hewan. Hanya saja bentuk dari tifa memanjang dan sedikit ramping di bagian tengahnya. Berbeda dengan gendang cenderung membesar di bagian tegahnya. Memainkan tifa harus dengan berdiri dan dipukul seperti gendang. 10. Timpani Timpani merupakan alat musik ritmis yang cara memainkannya dipukul dengan mallet timpani. Mallet timpani terbuat dari kayu berdiameter sekitar 2 cm. Ujungnya dibalut bola kapas yang terbuat dari bulu biri-biri dari Eropa yang sangat lembut. Tabung timpani terbuat dari kuningan atau fiber dan berbentuk seperti mangkuk. Baca Juga Artikel yang Mungkin Terkait 34 Nama Tarian Tradisional Di Indonesia Menurut Asal Daerahnya 11. Triangle Seperti namanya, triangle merupakan alat musik yang berbentuk segitiga. Alat musik ritmis ini masuk dalam kategori perkusi idiofoni. Karena triangle dapat menghasilkan suara dari getaran seluruh badannya. Alat musik terbuat dari bahan besi logam. Cara memainkannya yaitu memukulnya dengan batang pemukul dari besi. 12. Tambo Alat musik yang sangat khas dari daerah Aceh. Tambo sendiri dibuat dari batang iboh, rotan serta kulit hewan sapi. Anda bisa membayangkan bentuknya sama seperti tambur. Cara memainkannya dengan dipukul. Tambo ini berguna sebagai alat berkomunikasi satu dengan lainnya. Sebagai penunjuk datangnya waktu shalat, tambo dibunyikan agar orang-orang segera pergi menuju meunasah untuk beribadah shalat. Namun fungsinya sekarang telah tergantikan ole mikrofon yang memiliki jangkauan lebih luas. Provinsi Aceh merupakan asal dari tambo. 13. Doll Doll adalah jenis alat musik membranfon yang cara menggunakannya memiliki tiga teknik yakni Suwena yang biasa dimainkan pada saat suasana berduka dengan tempo yang lambat. Suweri yang dimainkan pada saat perjalanan dengan tempo satu persatu dan Tamatam yang dimainkan dengan tempo cepat dan konstan menggambarkan suasana hati yang riang. Alat musik ini digunakan untuk mengiringi acara acara tertentu seperti upacara adat. 14. Bende Alat Musik Bende ini berasal pada daerah Lampung yang memiliki jenis suara yakni Ideofon. Bende atau canang adalah sejenis gong kecil yang dapat ditemukan di hampir seluruh kepulauan Nusantara, dari Sumatera hingga Maluku dan Papua. Secara visual alat musik bende sangat mirip dengan alat musik aramba, yang membedakan keduanya hanya pada ukurannya dan warna yang digunakan. Pada masa lalu, alat musik bende biasanya digunakan untuk memberikan penanda kepada masyarakat untuk berkumpul di alun-alun terkait informasi dari penguasa, untuk menyertai kedatangan raja atau penguasa ke daerah tersebut, atau untuk menandai diadakannya pesta rakyat. Saat ini, bende biasanya digunakan untuk menandakan adanya keramaian seperti topeng monyet atau pesta rakyat yang lain. Bende sudah ada sejak zaman nenek moyang kita terbukti pada relief candi Sukuh pada abad ke 15 yang terlihat dengan jelas bentuk atau wujud bende tersebut. Untuk memainkan alat ini juga sama yakni dengan cara dipukul. Pada bagian pusat alat ini terdapat tonjolan bulat yang menjadi tempat untuk dipukul. Alat untuk memukulnya juga dibuat khusus sehingga tidak sampai merusak alat musik bende. 15. Saron Saron atau yang biasanya disebut juga ricik adalah salah satu instrumen gamelan yang termasuk keluarga balungan. Dalam satu set gamelan biasanya mempunyai 4 saron, dan semuanya memiliki versi pelog dan slendro. Saron menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi daripada demung, dengan ukuran fisik yang lebih kecil. Tabuh saron biasanya terbuat dari kayu, dengan bentuk seperti palu. Cara menabuhnya ada yang biasa sesuai nada, nada yang imbal, atau menabuh bergantian antara saron 1 dan saron 2. Cepat lambatnya dan keras lemahnya penabuhan tergantung pada komando dari kendang dan jenis gendhingnya. Pada gendhing Gangsaran yang menggambarkan kondisi peperangan misalnya, ricik ditabuh dengan keras dan cepat. Pada gendhing Gati yang bernuansa militer, ricik ditabuh lambat namun keras. Ketika mengiringi lagu ditabuh pelan. Dalam memainkan saron, tangan kanan memukul wilahan / lembaran logam dengan tabuh, lalu tangan kiri memencet wilahan yang dipukul sebelumnya untuk menghilangkan dengungan yang tersisa dari pemukulan nada sebelumnya. Teknik ini disebut memathet kata dasar pathet = pencet. 16. Gong Gong adalah alat musik yang bersifat ritmis, artinya mengiringi alatmusik lainnnya seperti alat musik melodis, dll. Gong ini biasanya sering digunakan pada musik-musik tradisional seperti di Indonesia, Cina, Thailand, Jepang, dll. Alat musik ini terbuat dari bahan logam, logam nya itu bisa besi, kuningan, perunggu, bahkan perak dan mas pun bisa di bentuk menjadi bentuk Gong ini. Pada lesenian tradisional Jawa Barat khusunya seni musik tradisinya, yakni Degung, wayang golek, Calung, dsb. Gong ini sangat berperan sekali, kenapa demikian ? konon katanta gong ini jika pada akhir stiap bar birama dalam musik sebuah lagu tidak pas pukulannya maka musiknyapun terkesan tidak estetis. 17. Bonang Bonang adalah salah satu bagian dari seperangkat Gamelan Jawa Bonang terbagi menjadi dua yaitu Bonang barung dan Bonang penerus. Bonang barung berukuran sedang, beroktaf tengah sampai tinggi, adalah salah satu dari instrumen-instrumen pemuka dalam dalam teknik tabuhan pipilan, pola-pola nada yang selalu mengantisipasi nada-nada yang akan datang dapat menuntun lagu instrumen-instrumen lainnya. Pada jenis gendhing bonang, bonang barung memainkan pembuka gendhing menentukan gendhing yang akan dimainkan dan menuntun alur lagu gendhing. Pada teknik tabuhan imbal-imbalan, bonang barung tidak berfungsi sebagai lagu penuntun; ia membentuk pola-pola lagu jalin-menjalin dengan bonang panerus, dan pada aksen aksen penting bonang boleh membuat sekaran lagu-lagu hiasan, biasanya di akhiran kalimat lagu. Demikianlah pembahasan mengenai Alat Musik Ritmis โ Pengertian, Fungsi Jenis, Contoh Dan Gambar semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan kalian semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. ๐ ๐ ๐ Baca Juga Mou adalah Perjanjian Giyanti Pengertian Landasan Yuridis Pendidikan โPersepsiโ 7 Pengertian Menurut Para Ahli & Syarat โ Jenis โ Proses Terbentuk โBimbinganโ 16 Pengertian Menurut Para Ahli Tujuan โ Fungsi โ Jenis Intensitas Adalah